Skip to main content
ASTRABRIGHT

follow us

Choose Your Categories

ASUS VivoBook Ultra A412, UltraBook Kece yang Gue Bangeeeet



Assalammualaikum warohmatullahi wabarokatuh.

Smartphone dengan beragam spesifikasi canggih telah menjamur di pasaran. Kecanggihannya bahkan mampu memudahkan penggunanya untuk menggenggam dunia, dari urusan finansial, ngecek email dan working stuff lainnya. Namun buatku, urusan ketik-mengetik, memproses data dan membuat infografis rasa-rasanya masih nyaman jika menggunakan laptop. Makanya, memiliki laptop dengan spesifikasi yang sesuai kebutuhan harianku selalu menjadi impian.

Ada Apa dengan ASUS?


Di antara sekian banyak brand laptop yang hadir di Indonesia, ASUS selalu mampu mencuri hati. Selain karena memiliki varian seri beragam, ASUS termasuk salah satu brand Asia yang mendunia dan telah diakui prestasinya. Mengawali perjalanan di bidang teknologi sejak 1989 dengan produk unggulannya kala itu; motherboard untuk komputer, ASUS semakin berkembang setiap tahunnya. Kini laptop dan smartphone hasil produksinya selalu menjadi favorit hampir semua orang. Bahkan pada 2018, ASUS telah menyabet banyak penghargaan. Sebut saja Forbes’ Global 2000 Top Regarded Companies, Thomson Reuters’ Top 100 Global Tech Leaders, dan Fortune’s World’s Most Admired Companies. Mantaap kan?




Bulan Februari lalu alhamdulillah aku mendapat rezeki untuk bisa memiliki salah satu seri ASUS VivoBook. Betapa berbunga-bunga hatiku karena bisa menghadiahkan sebuah laptop untuk suami tercinta. Maklum seperti yang kuceritakan di salah satu postingan akhir tahun yang lalu betapa sungguh memprihatinkannya kala itu. Aku dan suami sama-sama pengguna laptop aktif untuk menunjang produktivitas pekerjaan, namun saat itu aku masih pakai laptop bercap hutang dan suami memakai laptop bercap pinjaman.

Bisa memiliki ASUS VivoBook seri low end saat itu benar-benar sebuah anugerah. Namun yang membahayakan adalah kami jadi semakin jatuh cinta dengan brand ini. La gimana nggak jatuh cinta… dengan spesifikasi yang paling sederhana saja, laptop kami tersebut bisa dibilang termasuk yang terbaik di kelasnya. Kebetulan laptop yang dibelikan oleh bosku saat itu, salah satu brand saingan ASUS, memiliki spesifikasi 11-12 dengan ASUS A407M yang baru saja kami dapat. 




Perbandingannya? Jaaauuuuuh!

Dari segi materialnya saja sudah berbeda, ASUS A407M terlihat berkelas dan elegan. Bisa dibilang tidak terlihat ‘murah’. Keunggulan lain adalah kualitas audionya yang oke punya. Sonic master memang tiada duanya. Bahkan tampilan layarnya meski hanya menggunakan graphic card bawaan intel pun jauh lebih bening dibandingkan dengan laptop bercap “hutang sama bos”ku. 




Video di atas semoga memberikan sedikit bukti betapa audio dan video laptop ASUS dengan spek sederhana saja sekece itu. Makanyaaa… sekarang aku lagi giat menabung biar bisa beli ASUS VivoBook dengan seri yang lebih tinggi.

Kehadiranku pada ASUS Blogger Gathering Semarang di Hotel Aston, hari Sabtu, 28 September 2019 yang lalu semakin menguatkan azzam-ku untuk menabung lebih giat lagi. Lah gimana nggak semakin mupeng kalau pas acara dipamerin sama kiyut-nya si ASUS VivoBook A412. Sini, pals… gantian kalian yang kupamerin seri VivoBook A412 yaa. Biar aku nggak mupeng sendirian, wkwk.


Spesifikasi ASUS VivoBook A412


Disebutkan oleh Mas Riandanu sebagai ASUS Technical Public Relation, ASUS VivoBook A412 ini termasuk seri laptop mainstream. Apa maksudnya? Laptop dengan target pasar masyarakat umum yang membutuhkan spesifikasi standar; tidak terlalu tinggi namun juga tidak rendah. Makanya laptop ini cocok dipakai untuk pelajar, mahasiswa, karyawan kantor atau momblogger seperti eike.




Kalau untuk desainer grafis atau youtuber gimana? Kata Mas Riandanu, meski memiliki graphic card yang cukup mumpuni di kelasnya, namun untuk aplikasi grafis dan editing video tingkat tinggi sebaiknya sih memakai varian A412 yang paling tinggi atau bisa beli laptop ASUS yang memang dipakai untuk seri grafis. Namun kalau kalian sekedar jamaah Canva sepertiku, insya Allah VivoBook A412 mah masih cukup memadai.

Meski spesifikasi standar, namun jika dibandingkan dengan brand lain, tetap dong ASUS selalu memiliki performa terbaik di kelasnya. Oya, ASUS Vivabook A412 ini memiliki beberapa varian. Setiap varian berbeda jenis prosesor yang digunakan; ada yang AMD dan Intel. Setiap jenis prosesor pun memiliki sub varian berbeda, yang menggunakan Intel contohnya punya varian i3, i5 dan i7. Selain prosesor, perbedaan varian juga terletak pada VGA dan RAM yang dibenamkan pada dapur pacunya.

Untuk informasi lebih lengkap, yuk kita kepoin spesifikasi dari A412 seri Intel berikut ini:



Prosesor


Kalau saat ini kita mencari laptop berprosesor Intel, tentu memang lebih nendang kalau memilih laptop yang telah dibekali prosesor Intel Core generasi ke-8. Nah, VivoBook Ultra A412 sudah dong! Seperti yang ditampilkan gambar di atas, ada 3 varian A412 dengan prosesor Intel; apakah mau yang dibekali prosesor core i3, i5 atau i7? 

Lalu mendadak imajinasiku kembali melayang-layang.. kalau untuk aku sih, i3 atau i5 mah sudah cukup lah, kalau buat suami ya yang versi i7 lah biar coding-nya tambah josss. Gimana nggak joss, varian A412 tertinggi sudah menggunakan Intel Core i7-8565U yang mampu menghadirkan kecepatan pemrosesan hingga 4,6GHz pada konfigurasi 4 core dan 8 thread. Mantap lah pokoknya untuk kebutuhan kerja harian.


Graphic Card 


Selain ada VGA card bawaan dari intel; integrated Intel HD graphics 620, yang sudah cukup bisa memberikan tampilan grafis nyaman dan jernih saat menikmati drama-drama Korea kesukaan. Beberapa varian dari Ultra A412 diperkuat dengan graphic card NVIDIA GeForce MX250 dengan VRAM sebesar 2GB. Untuk varian ini jelas nggak hanya bisa menunjang kegiatan sehari-hari, tetapi juga bakal mantul saat dipakai untuk menjalankan aplikasi yang membutuhkan performa grafis. 


Oh ya, awalnya aku nggak tahu maksudnya VRAM, tahuku RAM itu memory yang berpengaruh pada performa sebuah laptop. Baru semalam aku diceritain suami kalau laptop yang graphic card-nya punya VRAM tersendiri, itu artinya performa grafisnya tidak mempengaruhi RAM utama. Artinya tentu saja laptop tersebut bisa bekerja dengan lebih optimal dan cepat. Maka nggak heran kalau ada yang ngreview varian A412 dengan prosesor core i5 sama kencangnya dengan brand lain yang pakai core i7. Apalagi graphic card kece ini disandingkan dengan layar 14.0" (16:9) berjenis LED backlit FHD (1920x1080) Anti-Glare, NTSC 45%… bisa bayangkan bagaimana tampilan gambarnya kan? Duh, tambah mupeeng nih. 

Memory & Storage

Selain prosesor dan graphic card yang mumpuni, ASUS VivoBook Ultra A412 dilengkapi dengan RAM DDR4 dan juga internal storage yang sudah menggunakan M.2 SSD berukuran 512 GB. Pantas saja kalau A412 mampu tampil lebih kencang. Pengalamanku menggunakan laptop yang ber-SSD memang kinerjanya jauh lebih cepat dari laptop yang masih menggunakan HDD. 

Konektivitas & Mobilitas


Meski memiliki bodi yang sangat ringkas, jangan khawatir akan fasilitas yang dimiliki terkait urusan konektivitas. VivoBook Ultra A412 masih hadir dengan beragam port, mulai dari USB Type-A, USB Type-C, HDMI dan audio port. Semua itu tidak lain agar para penggunanya tetap bisa mengkoneksikan berbagai macam perangkat dan aksesoris tambahan.




Untuk urusan mobilitas pun, VivoBook Ultra A412 memiliki opsi konektivitas nirkabel yang cukup memadai; ada koneksi WiFi dual-band 802.11ac (2x2) yang memudahkan kita untuk tetap dapat terkoneksi dengan internet, dan ada Bluetooth 4.2 yang bisa menghubungkan laptop dengan berbagai aksesoris nirkabel.

Penjelasan mengenai spek VivoBook Ultra A412 di atas sudah bikin teman-teman masuk ke barisan mupeng bareng aku belum? Masih kurang? Baik… sini aku tambahin informasi lain lagi agar kalian semakin berandai-andai memiliki si kiyut A412 ini.


Kenapa ASUS VivoBook Ultra A412 Gue Banget?


Pasti penasaran kan kenapa judul postingan ini mengandung frase ‘gue banget.’ Kali ini aku bakal membeberkan seberapa ‘gue banget’nya ASUS VivoBook Ultra A412 ini untukku.

1. Tipis dan Ringan


Sebagai seorang momblogger yang masih punya balita, mau nggak mau masih sering digondheli anak ke mana-mana. Ada kalanya aku dimintai bantuan untuk sharing mengenai blogging secara offline oleh teman-teman. Saat memungkinkan bawa anak ke sesi sharing tersebut, tentu saja aku akan membawanya. Masalahnya ketika anakku ikut, bawaanku otomatis bertambah banyak. Nggak cuma hanya bawa laptop yang digunakan untuk sharing session, tapi juga harus bawa baju ganti dan camilan buat anak. 




Bayangkan saja deh, kalau lagi seperti itu, aku bakal menggendong anak dengan berat yang hampir 12 kilo memakai gendongan ergonomis di depan. Sementara di bagian belakang aku akan menggendong tas ransel yang berisi segala macam keperluan. Saat di jalan sih belum terasa pegal-pegalnya. Begitu acara usai dan pulang ke rumah, anak dan ransel diturunkan dari posisi, baru deh pundak kerasa senut-senut. That’s why aku butuh banget laptop yang tipis dan ringan untuk mengurangi beban bawaanku saat harus bekerja sambil mengasuh anak.

Alasan itulah yang membuatku semakin mupeng sama si VivoBook Ultra A412. Laptop seri ultra dari ASUS ini ternyata menyandang gelar sebagai “World’s Smallest Colorful 14-inch UltraBook” alias UltraBook dengan layar 14 inci dengan macam-macam pilihan warna dan ukurannya paling kecil di dunia. Gelar tersebut tentu saja diraih bukan tanpa alasan kan?

Usut punya usut, ternyata dimensi bodi yang diusung oleh Ultra A412 ini berukuran panjang 32cm dan lebar 21cm. Saat event ASUS Blogger Gathering Semarang hari Sabtu lalu, aku saja sempat terkecoh karena sekilas UltraBook ini memang terlihat seperti mengusung layer 13 inci. 




VivoBook Ultra A412 juga bukanlah sembarang UltraBook. Laptop ini juga memiliki fitur NanoEdge Display, yaitu teknologi eksklusif yang membuat bezel pada layar VivoBook Ultra A412 tampil dengan ukuran hanya 5,7mm. Makanya nggak heran kalau laptop ini jadi tertipis di kelasnya. Berkat bezel tipisnya inilah, dimensi bodi VivoBook Ultra A412 secara keseluruhan dapat diperkecil serta dapat menghadirkan screen-to-body ratio hingga 83 persen. 

Penggunaan SSD untuk area penyimpanan juga mendukung kenapa ASUS VivoBook Ultra A412 bisa sangat tipis. Dan ringan! Berat si kiyut ini cuma 1.5 kg! Ini nih yang aku cari, biar mengurangi rasa pegal-pegal di bahu dan punggung saat harus membawa anak plus laptop. 

2. Lebih Aman karena Windows Hello


Selain bodinya yang tipis dan ringan, fitur lain yang bikin aku kesengsem sama si kiyut A412 ini adalah doi sudah support Windows Hello. Apa sih Windows Hello? 

Windows Hello adalah fitur yang memungkinkan penggunanya untuk login ke dalam windows dengan menggunakan deteksi wajah dan jari. Fitur baru ini berfungsi untuk mengoptimalkan keamanan pada device yang ter-install windows 10. Windows Hello bekerja dengan cara memindai wajah, iris dan sidik jari untuk membuka device. Fitur ini menggantikan fungsi dari PIN atau password untuk mengakses device (PC/tablet/laptop) dengan sistem operasi windows.

Tampilan Windows Hello yang Sudah Aktif

Dari informasi yang kudapatkan, untuk bisa mengaktifkan Windows Hello yang mampu mendeteksi wajah, dibutuhkan perangkat hardware tambahan seperti kamera infrared dan Intel RealSense 3D. Infrared berfungsi sebagai pemindai wajah dan kamera Intel RealSense 3D digunakan untuk mendeteksi wajah atau irisTer. Wow!

Selain lewat deteksi wajah, Windows Hello juga bisa digunakan menggunakan sidik jari. Nah, VivoBook Ultra A412 ini telah dilengkapi dengan pembaca sidik jari atau fingerprint yang sudah terintegrasi dengan Windows Hello. Dengan integrasi tersebut, kita bisa login dan masuk ke dalam akun Windows 10 di VivoBook Ultra A412 tanpa harus mengetikkan password. Ini jelas gue bangeeet! Cocok buatku yang paling susah menghafalkan password, wkwk.

Meskipun saat ini kita sudah menggunakan Windows 10, belum tentu kita sudah bisa menikmati fitur Windows Hello karena bisa jadi device yang saat ini kita gunakan belum support fitur Windows Hello. Pantesan… kupikir semua laptop ber-Windows 10 sudah bisa memakai fitur ini. Karena kucek di ASUS VivoBook A407M - ku yang sudah punya fingerprint pun Windows Hello-nya kok belum keluar. Soalnya belum ada icon smile dan tulisan "Hello, ..." seperti gambar di atas. Lock screen-nya juga hanya muncul gambar. 



Apakah tampilan smile dan “Hello, …” hanya keluar untuk yang support Windows Hello dengan pemindai wajah ya? Entahlah… ada yang tahu jawabannya agar aku tercerahkan. Btw, selain mempermudah, fitur Windows Hello juga membuat VivoBook Ultra A412 menjadi lebih aman. Kalau PIN/ password kan masih bisa diintip-intip, fingerprint kan tidak bisa diintip, hehe. 

Mau tahu cara setting Windows Hello di laptop? Ini nih sedikit gambarannya;




  • Masuk ke menu, pilih setting
  • Masuk ke accounts
  • Pilih sign in options, cuzz setting Windows Hello yang tersedia di laptop kita.
Lebih lengkapnya soal Windows Hello, bisa dibaca di sini.

3. Pilihan Warnanya Unyu




Alasan ketiga yang bikin UltraBook A412 ini gue banget adalah pilihan warnanya yang unik sehingga membuatnya tampil mencolok dan berbeda. Ada 4 pilihan warna tersedia; Transparent Silver, Slate Grey, Peacock Blue, dan Coral Crush. Aku mupeng banget sama Peacock Blue-nya dong, because blue is my favorite! Kalau kalian suka warna yang mana, pals?

4. Ergolift-nya Kece


Fitur premium lainnya dari si kiyut A412 ini adalah ErgoLift Design, yaitu mekanisme khusus yang membuat bagian bodi utamanya terangkat dan membentuk sudut dua derajat. ErgoLift Design ini membuat posisi keyboard menjadi lebih ergonomis dan nyaman digunakan. Selain mempengaruhi kenyamanan, ErgoLift Design juga membuat sistem pendingin di VivoBook Ultra A412 dapat bekerja lebih optimal. 




Karena saat si kiyut A412 ini sedang digunakan, bodinya akan sedikit terangkat sehingga membentuk rongga yang dapat memperlancar sirkulasi udara pada sistem pendinginan. Hal ini mempengaruhi kinerja hardware menjadi lebih optimal.

5. Keyboard Berlampu



Terdengar norak, tapi sungguh aku memimpikan sebuah laptop yang keyboard-nya memiliki backlight. Aku seringkali harus mengetik di kegelapan malam. Kadang aku nggak berani menyalakan lampu utama saat mengetik karena takut mengganggu anak dan suami yang sedang tidur, jadilah kadang aku mengetik dalam cahaya remang-remang. Nah, kalau si keyboard ada backlight kan lumayan yaa.. ada tambahan cahaya waktu ngetik. Selain itu, berasa lebih ceria dan terang aja kalau ada backlight keyboard-nya, hehe.

Kece kan spesifikasi dan keunggulan ASUS VivoBook Ultra A412 iini? Kita bisa mendapatkannya dengan merogoh kocek mulai dari Rp7.599.000. Tentu saja semakin tinggi spesifikasi yang kita pilih, semakin tambah uang yang harus kita keluarkan. Namun apa yang kita keluarkan insya Allah sepadan dengan apa yang kita dapatkan. 



Baiklaaah, aku sudahi dulu sharing tentang ASUS VivoBook Ultra A412 ini. Semoga teman-teman sekarang sudah ikutan masuk ke barisan mupeng bersamaku ya. Hehehe. Sampai jumpa... Aku mau nyari orderan dulu yaa, biar tabunganku untuk beli si kiyut Peacock Blue segera memenuhi target. Doakan aku, temans.. biar bisa segera memiliki laptop ASUS idaman ini!

Wassalammualaikum warohmatullahi wabarokatuh.

You Might Also Like:

Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar